Safe and SecureUpdate News

Korlantas Catat Penurunan Kecelakaan Sepanjang 2025, Pengguna Jalan Tetap Diminta Waspada

Korps Lalu Lintas Polri mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025 dibanding tahun sebelumnya, menandakan peningkatan keselamatan jalan namun tetap membutuhkan kewaspadaan masyarakat di 2026

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat tren positif di sektor keselamatan berlalu lintas sepanjang 2025 dengan angka kecelakaan yang menurun dibandingkan periode sebelumnya. Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa jumlah kejadian kecelakaan turun sekitar 6,16 persen dari 150.096 kasus pada 2024 menjadi 141.608 kasus di 2025, sekaligus menandai penurunan angka korban jiwa secara signifikan.

Penurunan angka kecelakaan dan fatalitas ini menjadi kabar baik yang menggambarkan upaya bersama antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan ruang jalan yang lebih aman. Salah satu faktor yang turut berkontribusi terhadap tren positif ini adalah peningkatan program edukasi keselamatan berlalu lintas, termasuk pendekatan humanis melalui kegiatan seperti Polantas Menyapa, yang membawa sosialisasi langsung ke sekolah, pesantren, dan komunitas masyarakat.

Data tersebut juga diperkuat oleh penurunan drastis korban meninggal dunia akibat kecelakaan, yang turun hampir 19,8 persen dibanding tahun sebelumnya. Penurunan fatalitas ini menunjukkan bahwa selain jumlah kecelakaan yang lebih sedikit, dampak buruk dari insiden yang terjadi juga mulai bisa dikendalikan dengan lebih baik.

Bagi masyarakat, penurunan angka kecelakaan bukan sekadar statistik, melainkan representasi dari perubahan perilaku berkendara yang lebih tertib dan patuh pada aturan. Tren ini menunjukkan bahwa upaya edukasi, penegakan hukum yang didukung teknologi seperti ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) yang diperluas cakupannya di berbagai wilayah, serta kesadaran individu terhadap keselamatan diri dan orang lain mulai menunjukkan hasil nyata.

Read More  Hati-Hati: Kerja WFH Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Henti Jantung

Meski demikian, angka kecelakaan yang masih terjadi menunjukkan bahwa kewaspadaan tetap harus menjadi prioritas utama bagi seluruh pengguna jalan. Faktor-faktor seperti kelalaian, kecepatan berlebih, kurangnya penggunaan perlindungan seperti helm dan sabuk pengaman, serta gangguan saat berkendara masih menjadi penyebab utama kecelakaan. Perilaku berkendara yang aman dan patuh terhadap aturan akan menjadi kunci bagi keberlanjutan penurunan angka kecelakaan di masa depan.

Memasuki tahun 2026, Korlantas Polri terus mendorong peningkatan disiplin berlalu lintas melalui berbagai pendekatan strategis, termasuk perluasan sistem ETLE, peningkatan edukasi keselamatan, serta kerja sama lintas instansi untuk memperbaiki infrastruktur jalan. Keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga semua pihak sebagai pengguna jalan — dari pejalan kaki, pengendara sepeda motor, hingga pengemudi kendaraan pribadi dan angkutan umum.

Penurunan angka kecelakaan pada 2025 sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, menerapkan perilaku berkendara yang lebih disiplin, serta mengutamakan keselamatan sebagai budaya sehari-hari di jalan raya. Dengan kerja sama yang berkelanjutan, harapannya jumlah kejadian kecelakaan dapat ditekan lebih jauh lagi, menjadikan jalan raya Indonesia tempat yang lebih aman bagi semua pengguna.

Back to top button